Senin, 23 Januari 2017

kesimpulan TIK


TIK Kesimpulan

Assalamualaikum….. kali ini penulis akan membahas kesimpulan pembelajaran Mata Kuliah Teknologi dan Informasi pada semeseter 3 ini
Materi yang disampaikan pada mata kuliah Teknologi Informai dan Komunikasi yang pertama adalah sama dengan judul mata kuliahnya yaitu pengertian dari Teknologi Informai dan Komunikasi. Teknologi  informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, pemakaian sebagai alat bantu, dan pengelolaan  infberormasi. Teknologi komunikasi merupakan semua hal yang berkaitan dengan pemakaian alat bantu untuk memproses serta mentransfer data dari perangkat satu ke perangkat lainnya  pengolahan informasi melalui jaringan telekomunikasi  seperti ini memiliki banyak pemanfaatan yang banyak terutama di bidang pendidikan, pemanfaatan TIK dalam pembelajaran sendiri yaitu memudahkan siswa dalam mengakses lebih banyak pengetahuan yang sedang berkembang  dengan jangkauan yang luas.
Materi selanjutnya adalah tentang internet dan intranet. Internet merupakan sigkatan dari interconnected networking yang berarti jaringan komputer yang saling terhubung antara satu komputer dengan komputer lainnya yang membentuk sebuah komputer di seluruh dunia. Fungsi internet adalah untuk media komunikasi dan informasi dalam cakupan yang luas, Intranet  merupakan jaringan pribadi yang menggunakan protokol-protokol internet yang digunakan untuk berbagi dan bertukar informasi dalam jangkauan tertentu, misalnya dalam cakupan kantor,sekolah,atau kampus.  Fungsi dari intranet dapat meningkatkan produktifitas kerja, meningkatkan kerja sama, memudahkan komunikasi, kemudahan mendapat informasi.
Kali  ini kita membahas Sistem Informasi Fungsional adalah sistem informasi yang memberikan informasi yang meberikan informasi kepada kelompok/orang pada bagian tertentu dalam sebuah perusahaan. Ada beberapa jenis sistem informasi ini yaitu Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi keuangan, Sistem Informasi Manufaktur, Sistem Informasi pemasaran, Sistem Informasi Sumber daya manusia.
Materi yang satu ini adalah tentang membuat blog kali ini diterangkan oleh bapak Dosen terkait tentang bagiamana menulis blog yang baik beserta mengedit agar blog kita terlihat lebih bagus, cara-cara bagaimana membuat hyperlink Universitas Djuanda dalam setiap postingan blog.
Selanjutnya kita akan bahas tentang E-Commerce  atau perdagangan Elektronik. E-Commerce   adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi atau jaringan komputer lainnya. Industri teknollogi informasu melihat kegiatan E-Commerce  ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti transfer dana secara elektronik, atau pemasaran secara online.
Microsoft Acces adalah sebuah program aplikasi baris data komputer  yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini menggunakan basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.

Materi yang selanjutnya adalah tentang FlipBook. FlipBook adalah sebuah buku dengan serangkaian gambar-gambar yang bervariasi secara bertahap dari satu halaman ke halaman berikutnya, sehingga halaman yang berubah cepat, gambar-gambar muncul untuk menghidupkan dengan memanipulasi gerakan atau beberapa perubahan lainnya. 

Rabu, 16 November 2016

Teknologi komunikasi dan informasi di dunia pendidikan



                       selamat sore.. teman teman semua semoga kalian semua sehat yaaa, daripada sore-sore seperti ini bengong-bengong gak jelas mending kita baca blog yuk nambah pengetahuan juga pokoknya banyak manfaatnya lah heheheee...... 
 di blog ini aku akan ngebahas tentang perkembangan teknologi informasi dan komuniksi dalam dunia pendidikan, jika kita lihat perkembangan zaman yang semakin maju maka perkembangan teknologi informasi itu jadi salah satu faktor utama dalam dunia pendidikan yaaa...  
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)  memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajarannya  loh.. nih aku kasih contoh dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran dari zaman belum berkembangnya TIK sampe sekarang udah berkembang contohnya aja dari pelatihan ke penampilan, dari ruang kelas di mana dan kapan saja,dari kertas ke “on line” atau saluran,fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, dari waktu siklus ke waktu nyata.

Komunikasi sebagai media pendidikan bisa kita lakukan  dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa juga tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet. E-Learning merupakan proses belajar-mengajar secara virtual, dimana siswa tidak perlu datang ke kelas seperti dalam proses belajar mengajar konvensional. Siswa dapat menentukan prioritas bahan pelajaran dan tempo belajarnya sendiri sesuai kebutuhannya dan bisa mengulang pelajaran jika dirasakan perlu.

Satu bentuk produk TIK adalah internet yang berkembang pesat di penghujung abad 20 dan di ambang abad 21. Kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi. Internet merupakan salah satu instrumen dalam era globalisasi yang telah menjadikan dunia ini menjadi transparan dan terhubungkan dengan sangat mudah dan cepat tanpa mengenal batas-batas kewilayahan atau kebangsaan. Melalui internet setiap orang dapat mengakses ke dunia global untuk memperoleh informasi dalam berbagai bidang dan pada glirannya akan memberikan pengaruh dalam keseluruhan perilakunya. Dalam kurun waktu yang amat cepat beberapa dasawarsa terakhir telah terjadi revolusi internet di berbagai negara serta penggunaannya dalam berbagai bidang kehidupan. Keberadaan internet pada masa kini sudah merupakan satu kebutuhan pokok manusia modern dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan global. Kondisi ini sudah tentu akan memberikan dampak terhadap corak dan pola-pola kehidupan umat manusia secara keseluruhan. Dalam kaitan ini, setiap orang atau bangsa yang ingin lestari dalam menghadapi tantangan global, perlu meningkatkan kualitas dirinya untuk beradaptasi dengan tuntutan yang berkembang. TIK telah mengubah wajah pembelajaran yang berbeda dengan proses pembelajaran tradisional yang ditandai dengan interaksi tatap muka antara guru dengan siswa baik di kelas maupun di luar kelas.
Di masa-masa mendatang, arus informasi akan makin meningkat melalui jaringan internet yang bersifat global di seluruh dunia dan menuntut siapapun untuk beradaptasi dengan kecenderungan itu kalau tidak mau ketinggalan jaman. Dengan kondisi demikian maka pendidikan khususnya proses pembelajaran cepat atau lambat tidak dapat terlepas dari keberadaan komputer dan internet sebagai alat bantu utama. Majalah Asiaweek terbitan 20-27 Agustus 1999 telah menurunkan tulisan-tulisan dalam tema “Asia in the New Millenium” yang memberikan gambaran berbagai kecenderungan perkembangan yang akan terjadi di Asia dalam berbagai aspek seperti ekonomi, politik, agama, sosial, budaya, kesehatan, pendidikan, dsb. termasuk di dalamnya pengaruh revolusi internet dalam berbagai dimensi kehidupan. Salah satu tulisan yang berkenaan dengan dunia pendidikan disampaikan oleh Robin Paul Ajjelo dengan judul “Rebooting:The Mind Starts at School”.
Dalam tulisan tersebut dikemukakan bahwa ruang kelas di era millenium yang akan datang akan jauh berbeda dengan ruang kelas seperti sekarang ini yaitu dalam bentuk seperti laboratorium komputer di mana tidak terdapat lagi format anak duduk di bangku dan guru berada di depan kelas. Ruang kelas di masa yang akan datang disebut sebagai “cyber classroom” atau “ruang kelas maya” sebagai tempat anak-anak melakukan aktivitas pembelajaran secara individual maupun kelompok dengan pola belajar yang disebut “interactive learning” atau pembelajaran interaktif melalui komputer dan internet.
Anak-anak berhadapan dengan komputer dan melakukan aktivitas pembelajaran secara interaktif melalui jaringan internet untuk memperoleh materi belajar dari berbagai sumber belajar. Anak akan melakukan kegiatan belajar yang sesuai dengan kondisi kemampuan individualnya sehingga anak yang lambat atau cepat akan memperoleh pelayanan pembelajaran yang sesuai dengan dirinya. Kurikulum dikembangkan sedemikian rupa dalam bentuk yang lebih kenyal atau lunak dan fleksibel sesuai dengan kondisi lingkungan dan kondisi anak sehingga memberikan peluang untuk terjadinya proses pembelajaran maju berkelanjutan baik dalam dimensi waktu maupun ruang dan materi. Dalam situasi seperti ini, guru bertindak sebagai fasilitator pembelajaran sesuai dengan peran-peran sebagaimana dikemukakan di atas.
Dalam tulisan itu, secara ilustratif disebutkan bahwa di masa-masa mendatang isi tas anak sekolah bukan lagi buku-buku dan alat tulis seperti sekarang ini, akan tetapi berupa:
1)        komputer notebook dengan akses internet tanpa kabel, yang bermuatan materi-materi belajar yang berupa bahan bacaan, materi untuk dilihat atau didengar, dan dilengkapi dengan kamera digital serta perekam suara,
2)        Jam tangan yang dilengkapi dengan data pribadi, uang elektronik, kode sekuriti untuk masuk rumah, kalkulator, dsb.
3)        Videophone bentuk saku dengan perangkat lunak, akses internet, permainan, musik, dan TV,
4)        alat-alat musik,
5)        alat olah raga, dan
6)        bingkisan untuk makan siang.
Hal itu menunjukkan bahwa segala kelengkapan anak sekolah di masa itu nanti berupa perlengkapan yang bernuansa internet sebagai alat bantu belajar.

Meskipun teknologi informasi komunikasi dalam bentuk komputer dan internet telah terbukti banyak menunjang proses pembelajaran anak secara lebih efektif dan produktif, namun di sisi lain masih banyak kelemahan dan kekurangan. Dari sisi kegairahan kadang-kadang anak-anak lebih bergairah dengan internetnya itu sendiri dibandingkan dengan materi yang dipelajari. Dapat juga terjadi proses pembelajaran yang terlalu bersifat individual sehingga mengurangi pembelajaran yang bersifat sosial. Dari aspek informasi yang diperoleh, tidak terjamin adanya ketepatan informasi dari internet sehingga sangat berbahaya kalau anak kurang memiliki sikap kritis terhadap informasi yang diperoleh. Bagi anak-anak sekolah dasar penggunaan internet yang kurang proporsional dapat mengabaikan peningkatan kemampuan yang bersifat manual seperti menulis tangan, menggambar, berhitung, dsb. Dalam hubungan ini guru perlu memiliki kemampuan dalam mengelola kegiatan pembelajaran secara proporsional dan demikian pula perlunya kerjasama yang baik dengan orang tua untuk membimbing anak-anak belajar di rumah masing-masing.