selamat sore.. teman teman semua semoga kalian semua sehat yaaa, daripada sore-sore seperti ini bengong-bengong gak jelas mending kita baca blog yuk nambah pengetahuan juga pokoknya banyak manfaatnya lah heheheee......
di blog ini aku akan ngebahas tentang perkembangan teknologi informasi dan komuniksi dalam dunia pendidikan, jika kita lihat perkembangan zaman yang semakin maju maka perkembangan teknologi informasi itu jadi salah satu faktor utama dalam dunia pendidikan yaaa...
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses
pembelajarannya loh.. nih aku kasih contoh dengan berkembangnya penggunaan TIK ada
lima pergeseran dalam proses pembelajaran dari zaman belum berkembangnya TIK sampe sekarang udah berkembang contohnya aja dari
pelatihan ke penampilan, dari
ruang kelas di mana dan kapan saja,dari
kertas ke “on line” atau saluran,fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, dari
waktu siklus ke waktu nyata.
Komunikasi sebagai media pendidikan bisa kita lakukan dengan
menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail,
dsb. Interaksi antara guru dan siswa juga tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap
muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat
memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula
siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber
melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet.
Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching”
atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan
internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu
satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan
informasi khususnya internet. E-Learning merupakan proses belajar-mengajar
secara virtual, dimana siswa tidak perlu datang ke kelas seperti dalam proses
belajar mengajar konvensional. Siswa dapat menentukan prioritas bahan pelajaran
dan tempo belajarnya sendiri sesuai kebutuhannya dan bisa mengulang pelajaran
jika dirasakan perlu.
Satu bentuk produk TIK adalah internet yang berkembang pesat
di penghujung abad 20 dan di ambang abad 21. Kehadirannya telah memberikan
dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek
dan dimensi. Internet merupakan salah satu instrumen dalam era globalisasi yang
telah menjadikan dunia ini menjadi transparan dan terhubungkan dengan sangat
mudah dan cepat tanpa mengenal batas-batas kewilayahan atau kebangsaan. Melalui
internet setiap orang dapat mengakses ke dunia global untuk memperoleh
informasi dalam berbagai bidang dan pada glirannya akan memberikan pengaruh
dalam keseluruhan perilakunya. Dalam kurun waktu yang amat cepat beberapa
dasawarsa terakhir telah terjadi revolusi internet di berbagai negara serta
penggunaannya dalam berbagai bidang kehidupan. Keberadaan internet pada masa
kini sudah merupakan satu kebutuhan pokok manusia modern dalam menghadapi
berbagai tantangan perkembangan global. Kondisi ini sudah tentu akan memberikan
dampak terhadap corak dan pola-pola kehidupan umat manusia secara keseluruhan.
Dalam kaitan ini, setiap orang atau bangsa yang ingin lestari dalam menghadapi
tantangan global, perlu meningkatkan kualitas dirinya untuk beradaptasi dengan
tuntutan yang berkembang. TIK telah mengubah wajah pembelajaran yang berbeda
dengan proses pembelajaran tradisional yang ditandai dengan interaksi tatap
muka antara guru dengan siswa baik di kelas maupun di luar kelas.
Di masa-masa mendatang, arus informasi akan makin meningkat
melalui jaringan internet yang bersifat global di seluruh dunia dan menuntut
siapapun untuk beradaptasi dengan kecenderungan itu kalau tidak mau ketinggalan
jaman. Dengan kondisi demikian maka pendidikan khususnya proses pembelajaran
cepat atau lambat tidak dapat terlepas dari keberadaan komputer dan internet
sebagai alat bantu utama. Majalah Asiaweek terbitan 20-27 Agustus 1999 telah
menurunkan tulisan-tulisan dalam tema “Asia in the New Millenium” yang
memberikan gambaran berbagai kecenderungan perkembangan yang akan terjadi di
Asia dalam berbagai aspek seperti ekonomi, politik, agama, sosial, budaya,
kesehatan, pendidikan, dsb. termasuk di dalamnya pengaruh revolusi internet
dalam berbagai dimensi kehidupan. Salah satu tulisan yang berkenaan dengan
dunia pendidikan disampaikan oleh Robin Paul Ajjelo dengan judul “Rebooting:The
Mind Starts at School”.
Dalam tulisan tersebut dikemukakan bahwa ruang kelas di era
millenium yang akan datang akan jauh berbeda dengan ruang kelas seperti
sekarang ini yaitu dalam bentuk seperti laboratorium komputer di mana tidak
terdapat lagi format anak duduk di bangku dan guru berada di depan kelas. Ruang
kelas di masa yang akan datang disebut sebagai “cyber classroom” atau “ruang
kelas maya” sebagai tempat anak-anak melakukan aktivitas pembelajaran secara
individual maupun kelompok dengan pola belajar yang disebut “interactive
learning” atau pembelajaran interaktif melalui komputer dan internet.
Anak-anak berhadapan dengan komputer dan melakukan aktivitas
pembelajaran secara interaktif melalui jaringan internet untuk memperoleh
materi belajar dari berbagai sumber belajar. Anak akan melakukan kegiatan
belajar yang sesuai dengan kondisi kemampuan individualnya sehingga anak yang
lambat atau cepat akan memperoleh pelayanan pembelajaran yang sesuai dengan
dirinya. Kurikulum dikembangkan sedemikian rupa dalam bentuk yang lebih kenyal
atau lunak dan fleksibel sesuai dengan kondisi lingkungan dan kondisi anak
sehingga memberikan peluang untuk terjadinya proses pembelajaran maju
berkelanjutan baik dalam dimensi waktu maupun ruang dan materi. Dalam situasi
seperti ini, guru bertindak sebagai fasilitator pembelajaran sesuai dengan
peran-peran sebagaimana dikemukakan di atas.
Dalam tulisan itu, secara ilustratif disebutkan bahwa di
masa-masa mendatang isi tas anak sekolah bukan lagi buku-buku dan alat tulis
seperti sekarang ini, akan tetapi berupa:
1)
komputer
notebook dengan akses internet tanpa kabel, yang bermuatan materi-materi
belajar yang berupa bahan bacaan, materi untuk dilihat atau didengar, dan
dilengkapi dengan kamera digital serta perekam suara,
2)
Jam
tangan yang dilengkapi dengan data pribadi, uang elektronik, kode sekuriti
untuk masuk rumah, kalkulator, dsb.
3)
Videophone
bentuk saku dengan perangkat lunak, akses internet, permainan, musik, dan TV,
4)
alat-alat
musik,
5)
alat
olah raga, dan
6)
bingkisan
untuk makan siang.
Hal
itu menunjukkan bahwa segala kelengkapan anak sekolah di masa itu nanti berupa
perlengkapan yang bernuansa internet sebagai alat bantu belajar.
Meskipun teknologi informasi komunikasi dalam bentuk
komputer dan internet telah terbukti banyak menunjang proses pembelajaran anak
secara lebih efektif dan produktif, namun di sisi lain masih banyak kelemahan
dan kekurangan. Dari sisi kegairahan kadang-kadang anak-anak lebih bergairah
dengan internetnya itu sendiri dibandingkan dengan materi yang dipelajari.
Dapat juga terjadi proses pembelajaran yang terlalu bersifat individual
sehingga mengurangi pembelajaran yang bersifat sosial. Dari aspek informasi
yang diperoleh, tidak terjamin adanya ketepatan informasi dari internet
sehingga sangat berbahaya kalau anak kurang memiliki sikap kritis terhadap
informasi yang diperoleh. Bagi anak-anak sekolah dasar penggunaan internet yang
kurang proporsional dapat mengabaikan peningkatan kemampuan yang bersifat
manual seperti menulis tangan, menggambar, berhitung, dsb. Dalam hubungan ini
guru perlu memiliki kemampuan dalam mengelola kegiatan pembelajaran secara
proporsional dan demikian pula perlunya kerjasama yang baik dengan orang tua
untuk membimbing anak-anak belajar di rumah masing-masing.
good ibu eliza..
BalasHapusseiring bertambahnya waktu dunia semakin modern dengan perkembangan teknologinya.. nice
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusnice post kaka
BalasHapusuniversitas djuanda postingannya bermanfaat
BalasHapussangat bermanfaat yaa postingannya
BalasHapusnuhun informasinya. sangat membantu sekali bagi kita mahasiswa :) Universitas Djuanda
BalasHapusmantap
BalasHapusgood post tami
BalasHapusbermanfaat sekali untuk membah pengetahuan
BalasHapusUnida Bogor
BalasHapuskeren
BalasHapusterimakasih postingannya sangat bermanfaat
BalasHapusok..nice post tamtam
BalasHapus
BalasHapusUniversitas Djuanda Bogor